Jumat, 16 Oktober 2009

BoreUp


Selain di atas tadi, masih banyak yang harus kita lakukan dalam memodifikasi motor untuk menambah cc, diantaranya.. kita harus memperbesar lubang crankes atau lubang karter untuk masuknya boring yang sudah di ubah menjadi besar, caranya tinggal sesuaikan dengan piston yang akan di pakai, sebagai informasi ukuran favorit piston untuk bore up :
1. Piston Honda Tiger / Gl Pro new Tech : 63.5 mm (std)
2. Suzuki Shogun 125 : 54 mm (std)
3. Suzuki Thunder 125 : 57 mm (std)
4. Yamaha Scorpio : 70 mm (std)
nah dari ukuran tersebut kita tinggal pilih aja mana yang kira-kira cucok untuk motor yang akan di bore up, sebagai catatan untuk motor Honda C series maximal boreup dengan piston 57 mm, karena jika lebih dari itu akan terbentur dengan ke 4 lubang baud mesin.., untuk yamaha bisa lebih dari itu..sampai pakai piston scorpio yang berdiameter 70mm ok..karena sifat boring yamaha tebal-tebal..

Rabu, 26 Agustus 2009

Menaikan kapasitas cc motor 4 tak anda

Salam bro, kita bisa jumpa lagi kurang lebih 4 bulan saya ga nongol, mungkin saya punya sesuatu untuk anda semua, mungkin anda bermimpi memiliki motor yang ber kapasitas besar, tapi harga lumayan tinggi, sebagai contoh kawasaki ninja R 250 harga 46 jeti, Honda CBR 600 cc atau YZM 6 itu semua harga nya tidak kurang dari 80 juta, tapi jang berkecil hati yang punya motor cc kecil sekarang banyak peralatan bubut yang canggih, misalnya Yamaha Mio 350 cc, atau Honda Supra 125 bisa 300 cc atau honda Supra X 100 cc bisa 185 cc, gimana cara nya ???
ayo kita praktikan, sebagai contoh Supra X 100 cc bisa 150-185 cc , ada beberapa rumus untuk menghitung kapasitas motor seperti = Diameter2 x 0.785 x panjang stang piston , contoh motor supra x 100 cc = 502 x 0.785 x 49.5 , maka akan di dapat hasil 97,00 cc

Rabu, 29 April 2009

KOHAR (Korek Harian) Motor 4 Tak

Bagian (5) Tamat
Aplikasi Filter Udara Racing
Banyak salah kaprah penggunaan karburator yang tanpa filter udara, mentang-mentang motor udah menganut korek, congor karburator kaga di tutup emang ada baik dan buruknya, tapi kebanyakan buruknya. baiknya karbu tanpa pasang filter untuk akselerasi dan putaran bawah oke, tapi pada putaran atas biasanya jelek, karena terlalu banyak udara yang masuk, sehingga campuran molekul bensin dan udara tidak seimbang, terlalu banyak udara sehingga mengganggu kinerja mesin, bahkan bisa over heat ( panas ) dan ujung-ujungnya bleduk atau macet. jeleknya selain putaran atasnya kosong,karbu tanpa filter bisa membuat debu atau bahkan krikil bisa masuk ke ruang bakar dan menyebabkan baret pada dinding silinder bahkan bisa-bisa klep,piston bisa ancur mania..nah obat supaya tidak terjadi masalah demikian pergunakan filter udara jenis racing, yang sudah terbukti oke buat motor yang menganut kohar, seperti produk K&N yang di klaim paling bagus untuk filter udara jenis racing, di pasaran banyak variasi lainnya, harganyapun beraneka ragam, seperti :
K&N di jual harga Rp. 300.000-500.000
Koso di jual Rp. 200.000-400.000
selamat mencoba...

Minggu, 26 April 2009

KOHAR (Korek Harian) Motor 4 Tak













Bagian (5)
Aplikasi karburator besar
Pada bagian ini kita bahas tentang penggunaan karburator besar pada motor korek harian, ada berbagai macam karbu yang bisa dipakai untuk motor yang sudah menganut korek harian, diantaranya, karbu Rx Spesial, Rx king, GL pro, sampai ke karbu keihin PE 24-28 kotak ataupun skep bulat.
sebagai contoh motor sport suzuki jenis Thunder 125, bisa aplikasi karbu RX King sampai PE 28 dari NSR SP, yang perlu sedikit penyesuaian dengan kabel gas nya saja. standart karbu suzuki thunder 125 adalah menganut sistem vakum, jika di ganti dengan sistem skep semacam RX King dapat menambah aklerasi maupun top speed di motor tersebut. jangan lupa atur ulang spuyer sesuai dengan karakter mesin motor tersebut.misal honda tiger, bagus menggunakan keihin PE karena penyesuaian kapasitas mesin tiger yang ber cc besar, pasang tinggal klop saja hanya penyesuaian kabel gas saja. di pasaran harga karbu tersebut antaralain :
RX King (ori) New Rp. 750.000
RX Spesial new Rp. 500.000
PE 28 (ori ) Sudco Rp. 1.900.000
PE 28 SP no. 2 Rp. 650.000
PE 24 (ori) Sudco Rp. 1.750.000
PE 24 biasa Rp. 800.000
RX King Second Rp. 250.000
RX Spesial Second Rp. 150.000
PE 28 Second Rp. 400.000
PE 24 Second Rp. 500.000
silahkan pilih sesuai dengan kocek anda masing-masing......



Rabu, 15 April 2009

KOHAR (Korek Harian) Motor 4 Tak





























Bagian (4)




pada bagian ini kita akan bahas mengenai cam shaft atau noken as di motor 4 tak, cara kerja noken as di motor 4 tak yaitu untuk mengatur keluar dan masuk bahan bakar dengan cara buka tutup klep masuk dan klep buang yang berpengaruh terhadap tenaga dan konsumsi bensin kendaraan. noken as adalah salah satu kunci sukses untuk laju kendaraan 4 tak. pada era tahun 90an hanya sedikit mekanik yang tahu cara mengolah noken as tersebut, sebut saja salah satu mekanik sekaligus pemilik bengkel Surya Motor Sport (SMS) di Depok Jawa Barat yang mulai serius mendalami cara kerja noken as di motor 4 tak dan tidak sia-sia yang membuahkan hasil di awal tahun 2000an untuk motor suzuki shogun balap kelas 110cc yang sering naik podium satu, sejak itulah sampai sekarang banyak mekanik balap merubah durasi buka dan tutup klep untuk laju kendaraan yang di opreknya, tapi sekarang ga usah bingung banyak variasi yang di jual oleh produsen, tinggal pilih sesuai dengan karakter motor yang akan di buatnya. untuk kotek harian cukup dengan variasi yang sudah ada di toko-toko pasangnya pun gampang tinggal plek. info merk dan harga noken as di pasaran :


Merk Kawahara dengan K1,K2,K3 harga mulai Rp. 350-800 ribu-an


Merk CLD dengan harga mulai Rp. 200-450 ribu-an


Merk HRP dengan harga mulai Rp. 300-750 ribu-an


dan merk merk impor lainya yang harga nya lumayan mulai dari 1-3 juta-an


untuk aplikasi noken as ini cukup dengan seting spuyer dan gir akhir, motor di jamin kuenceng..coba deh,




Senin, 06 April 2009

KOHAR (Korek Harian) Motor 4 Tak










Bagian (3)


Pada sesion terdahulu sudah di bahas tentang polish dan knalpot, nah sekarang kita akan dongkrak pengapian di motor standar korek harian. pengapian salah satu peran yang berpengaruh terhadap kinerja motor jika ingin lebih dari motor lain.di motor pasaran terdapat dua pengapian yaitu AC dan DC, pengapian AC yaitu pengapian yang timbul akibat adanya putaran mesin dan magnet+CDI AC. pengapian DC yaitu pengapian yang di hasilkan dari Batere untuk membantu kinerja CDI. Pengapian AC ini biasanya di terapkan pada motor-motor yang tidak banyak memerlukan baterai untuk masukan arus bagi CDI, Honda Tiger, Yamaha RX King, Suzuki RC 100. untuk pengapian DC banyak di pakai pada motor Honda seperti GL pro, Mega Pro, Suzuki Satria 2T, Shogun 110 lama dan lain-lain.


Biasanya untuk mendongkrak pengapian yang simple cukup mengganti dengan CDI type competisi (racing) yang sudah banyak di jual di pasaran, seperti CDI BRT (cibinong) CDI Lampung atau keluaran terbaru yang type nya mirip standar tapi tidak dibatasi dengan Limiter yaitu CDI merk Varro. untuk motor korek harian cukup dengan mengganti CDI yang bisa di pasang langsung plek sesuai dengan jenis motor masing-masing.informasi harga CDI di pasaran :


CDI BRT untuk motor type bebek Rp. 330 - 600 ribu


CDI Lampung Rp. 250 - 800 ribu


CDI Varro Rp. 150 - 450 ribu


CDI only racing Rp. 800 - 2 juta rupiah


jika sudah mengganti CDI dengan type diatas jangan lupa setel dan atur lagi spuyer, ini untuk mengurangi masalah dengan pasokan bahan bakar yang di percikan api besar oleh CDI dan tenaganyapun lumayan bertambah lho... tuh bisa lihat di grafik hasil pengujian oleh pihak BRT, CDI standar vs CDI Racing. selamat mencoba..trus nanti kita nyambung dengan camsahft (noken as)...




Jumat, 13 Maret 2009

KOHAR (Korek Harian) Motor 4 Tak







Bagian (2)

Pada bagian pertama sudah di bahas mengenai polish jalur bahan bakar masuk,dan seting spuyer. untuk bagian ke dua ini kita bahas penggunaan knalpot racing atau standar bobok. untuk mengail tenaga diputaran mesin pada motor harian yaitu menggunakan knalpot racing after market. banyak sekali model knalpot racing yang di jajakan di pasaran sesuai dengan harga maupun design, tapi kita jangan langsung tergiur dengan bentuk design yang menarik padahal belum tentu cocok dengan karakter mesin yang sudah di modifikasi. tetapi untuk motor harian cukup dengan bobok knalpot standar menjadi semi racing, itu juga berpengaruh terhadap tenaga mesin yang di salurkan. atau beli produk after market yang sudah terkenal, seperti AHRS,AHAU,YY Pang atau PDK yang produk impor dari luar negeri. menurut survey beberapa koran yang membahas motor, ganti knalpot menambah power, 0.4 dk/ hp, angka seperti itu di dapat dari pengujian dengan Dynotest, alat untuk mengukur tenaga yang di hasilkan mesin. ibarat orang yang makan sudah banyak tapi pembuangan sedikit..tuh bisa jadi penyakit..cara nya lepas baut di kepala knalpot standar dengan kunci 12" dan di bodi dengan kunci 14", pasang knalpot racing dengan kunci-kunci tadi, jika menemui masalah pada dudukan bodi knalpot, hubungi tukang las biar design pemasangannya menarik. tetapi jika ingin menggunkan knalpot standar bobok, bawa ke tukang las suruh copotin tuh skat-skat di dalam kanlpot standar dengan api las. atur lagi tabung silincernya sesuai dengan karakter motor, biasa nya menggunakan tabung atau pipa dengan ukuran 2,3-2,5 mm dengan ketebalan pipa 1-1,5 mm untuk menghasilkan suara yang bagus ( tidak berisik ), biasanya untuk harga bobok knalpot standar sekitar 20-50rb tergantung model yang diinginkan. informasi harga kanlpot racing yang sudah jadi dan terkenal mulai dari 250rb-2jt rupiah atau merek biasa di bawah 150rb rupiah saja. demikian bagian knalpot ini kita bahas, tar kita nyambung lagi dengan bagian ke tiga..tunggu aja semoga bermanfaat.

Jumat, 06 Maret 2009

KOHAR (Korek Harian) Motor 4 Tak

Bagian 1
Motor 4Tak (empat langkah) identik dengan motor lelet atau lambat, tetapi bagus dalam jarak tempuh yang cukup jauh, selain irit mtotor tersebut bandel dalam hal mesin.. tetapi ada sebagian orang menilai motor tersebut susuh untuk di utak atik, tetapi dengan perkembangan teknologi sekarang pihak pabrikan sudah mulai tanggap akan ke mauan konsumen..seperti pihak honda yang mengeluarkan honda blade untuk pasaran masal yang sudah identik dengan high speed dengan di terapkannya roler pada rockerarm untuk mengurangi gesekan dan speed yang tak terhalang, yamaha dengan vega zr nya yang mengusung mesin 115cc sama dengan generasi mio. itu adalah contoh bahwa zaman sekarang mesin motor 4 langkah mulai di kembangkan teknologinya. namun untuk beberapa kalangan ada yang masih belum puas dalam kinerja mesin yang dibuat pabrikan, mereka sedikit merubah kinerja mesin pabrikan untuk di modif bahkan tak jarang untuk race. ada beberapa yang bisa di modif dari mesin standar pabrikan diantara nya :
Melancarkan saluran bensin masuk mesin ( Poilish )
maksudnya mengikis kulit jeruk, saluran bensin seperti leher angsa dan head silinder untuk memaksimalkan masuknya bahan bakar, tanpa ada hambatan lagi yaitu dengan cara menggosok bagian leher angsa dengan amplas atau pisau tuner.. trus gosok deh pake batu ijo atau langsol yang bisa di beli di toko teknik atau sperpart seharga 30 ribu per batang karena bentuknya mirip sabun batangan. tak ketinggalan head silinder (silider cop) juga kena amplas di jalur masuk bensin (setelah leher angsa) caranya buka dulu head dengan kunci 12, timing chains di buka juga lho.. setealh lepas dari blok silinder trus gosok deh pake amplas, klo ga mau capek posisi klep jangan di buka tapi dalam keadaan top (mati), lakukan seperti menggosok leher angsa (manipol). klo semua sudah beres jangan lupa tuh bersihin pake bensin trus semprot pake angin compresor ulangi sampai beberapa kali supaya tidak ada bram (kotoran besi) yang masuk ke mesin. et.. jangan lupa atur tuh spuyer di karbu biar ga ke gerahan tuh mesin, biasanya tuk motor honda grand-supraX 125 cukup ganti pilot jet dengan rata-rata kenaikan 2-5 step, klo grand-supra 100cc cukup ganti pilot jet asli 38 menjadi 40, di toko variasi banyak sekitar 20 ribuan..merk Kitaco, X-trime banyak di pasaran.. tapi untuk honda karisma-supra X 125 asli 35 bisa naik ke 38-40 ok.. trus jangan lupa pasang lagi head sam karbu, trus setel putaran angin sampai pas..siap deh tarik tuh motor..ati-ati ni cuma buat harian aja lho.. tar nyambung lagi ya..di bagian kedua...

Kamis, 05 Maret 2009

ABOUT ME


saya pengajar di salah satu SMK Swasta di Karawang, di Jl. Pangkal Perjuangan(By Pass) tanjungpura Karawang, Jawa Barat




Jumat, 20 Februari 2009

test








selamat datang di blog saya